Senin, 15 Juli 2013

Kontempelasi Akuntansi Pajak

Contoh tugas filosofi akuntansi pajak (hasil kontemplasi):

 
Pajak merupakan sharing rakyat untuk pembangunan. Pembangunan suatu Negara ditentukan oleh partisipasi rakyatnya. Partisipasi rakyat kepada Negara ditentukan oleh kenikmatan yang diperoleh. Kenikmatan dapat meliputi kenikmatan mempunyai penghasilan, kenimkatan mempunyai barang, kenikmatan makan dan minum, dan lain-lain. Sedangkan ada beberapa kenikmatan yang porsi sharingnya tidak dapat ditentukan oleh Negara misalnya kenikmatan menghirup oksigen, kenikmatan melihat pemandangan. Partisipasi sharing masyarakat kepada Negara ditentukan oleh Negara yang dicantumkan dalam peraturan-peraturan. 

Saya teringat sewaktu anak saya lahir setahun lalu, saat lahir dia menikmati oksigen secara gratis, memandang ayah ibunya secara gratis. Saat anak saya memakai pakaian dia menikmati nikmatnya memakai pakaian secara gratis. Saat saya membeli pakaian untuk dia pakai, di dalam kuitansi terdapat kata “pajak”. Karena kenikmatan mempunyai pakaian itulah saya menyisihkan sebagian uang saya sebagai sharing kenikmatan untuk pembangunan Negara.

Pajak berlaku bagi setiap orang yang merasakan kenikmatan. Kenikmatan memiliki penghasilan, kenikmatan memiliki barang, kenikmatan mengkonsumsi barang/ jasa, dan kenikmatan-kenikmatan lainnya merupakan dasar dari pemberlakuan pajak yang diwajibkan oleh Negara dan diatur dalam peraturan-peraturan. Pemberlakuan pajak bagi orang pribadi sama halnya dengan di perusahaan, didasarkan pada kenikmatan. Sharing kenikmatan menurut para ahli disebut pajak.

Filenya bia didapatkan melalui link 4shared berikut:
kontemplasi_pajak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar